Kamis, 29 Oktober 2009

Tiap Tahun, 2.500 Bayi Lahir dengan Thalassaemia

SURABAYA - Para calon pengantin tampaknya harus berhati-hati dengan kelainan pasangan. Sebab, ancaman thalassaemia bagi calon sang buah hati memiliki potensi besar.

Tiap tahun, setidaknya ada 2.500 bayi terlahir dengan thalassaemia. Kejadian itu terjadi karena calon pengantin tidak mau memeriksakan darah sebelun menikah. Sehingga anaknya yang lahir positif terkena thalassaemia.

Divisi Hematologi Onkologi SMF Ilmu Kesehatan Anak RSU dr Soetomo Surabaya IGD Ugrasena menuturkan, bagi pasangan yang memiliki tanda-tanda thalassaemia berpotensi memiliki keturunan positif thalassaemia.

"Bisa dipastikan kalau salah satu pasangan saja memiliki tanda thalassaemia, maka 25 persen anaknya nanti positif terkena penyakit darah yang serius itu," ujar dr Ugrasena ketika ditemui seusai pekan rotary cegah thalassaemia di Universitas Narotama Surabaya, Selasa (27/10/2009).

Padahal, lanjut dia, kalau calon pengantin mau melakukan konseling genetik, maka anaknya bisa terhindar dari thalassaemia. Sayangnya, para calon pengantin kebanyakan tidak mau melakukan konseling.

Ugrasena melanjutkan, biaya untuk penyakit thalassaemia cukup mahal. setidaknya tiap bulan para penderita harus mengeluarkan kocek sebesar Rp500 ribu. Pasalnya, para penderita thalassaemia membutuhkan asupan darah  2-3 kantung tiap bulan.

Parahnya, pemerintah tidak punya tempat pencegahan dan transplantasi bagi penderita thalassaemia. Ini yang menjadi kendala untuk pencegahan thalassaemia di Indonesia. (Aan haryono/Koran SI/teb)

Sumber : http://news.okezone.com/read/2009/10/27/340/269644/340/tiap-tahun-2-500-bayi-lahir-dengan-thalassaemia

0 komentar:

Posting Komentar

 

Download Templates